Waktu Yang Tepat Minum Jamu

Waktu Yang Tepat Minum Jamu Agar Tubuh Sehat

Waktu Yang Tepat Minum Jamu Agar Tubuh Sehat – Konsumsi jamu dipercaya dapat membantu menjaga daya tahan tubuh. Anda bisa mengolah jamu sendiri di rumah menggunakan pilihan tumbuhan obat yang tersedia.

Mengolah jamu sendiri di rumah bukan perkara mudah. Anda juga perlu memperhatikan keamanan dan kebersihan saat pengolahan. Mengutip buku panduan Serba Covid-19 dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, berikut tips pengolahan jamu di rumah tangga.

Jamu adalah salah satu minuman tradisional Indonesia yang dipercaya bisa meningkatkan kekebalan tubuh sampai meningkatkan nafsu makan. Setelah dicuci, simpan bahan-bahan segar dalam tempat bersih dan keringkan.

“Kalau ada keluhan nyeri lambung ya sebaiknya minuman-minuman jamu atau herbal tersebut diminum sesudah makan ya, kecuali misalnya dia tidak ada keluhan lambung bisa diminum duluan minuman jamu herbalnya sebelum makan,” tutur dia.

Rebus bahan-bahan jamu dengan menggunakan air bersih hingga mendidih. Setelah matang dan mendidih, simpan rebusan tumbuhan obat pada wadah yang sesuai atau IDN Poker Deposit Pulsa Indosat. Jangan menggunakan botol bekas air mineral sekali pakai untuk menyimpan jamu.

Jamu perlu disimpan dalam suhu yang sejuk

Jamu perlu disimpan dalam suhu yang sejuk. Anda bisa menyimpannya dalam kulkas dan dipanaskan kembali saat akan diminum. Namun, jangan disimpan terlalu lama. Sebelum dikonsumsi, pastikan tidak ada perubahan warna, bau, dan rasa pada jamu yang telah disimpan dalam beberapa waktu.

Cuci bahan segar jamu atau tumbuhan obat pilihan menggunakan air mengalir. Mencucinya dengan menggunakan sabun hanya akan meninggalkan jejak-jejak zat kimia dalam bahan yang bisa berbahaya untuk tubuh jika dikonsumsi.

Pastikan tempat dan peralatan yang digunakan berada dalam keadaan bersih. Anda disarankan untuk menggunakan peralatan berbahan stainless steel. Tak hanya kebersihan bahan dan alat yang perlu diperhatikan, kebersihan Anda si pembuat jamu pun perlu dijaga.

“Karena hampir semua jamu-jamu itu menurunkan kadar kolesterol LDL,” tutur Tania. Gunakan pakaian bersih saat meracik jamu. Jangan lupa untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir minimal selama 20 detik sebelum mengolah jamu. Gunakan pula masker dan sarung tangan saat proses pengolahan.

Salah satu jamu populer yang bisa diminum setiap hari adalah kunyit asam, beras kencur dan lemon, sambiloto bagi yang toleran dengan cita rasa pahit, jahe ataupun empon-empon. Jamu juga tengah diuji coba kepada pasien Covid-19. Lalu kapan waktu tepat untuk meminumnya? Bolehkan diminum tiap hari atau tiap jam?

Hanya saja, menurut Tania, untuk mereka yang memiliki keluhan semisal di lambung, sebaiknya meminum jamu setelah makan. “Setiap hari, boleh 2-3 kali sehari sebelum makan,” ujar Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Inggrid Tania, saat dihubungi Antara, Kamis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *